by

Dampak Pandemi Covid-19 Omzet Penjualan Hewan Kurban Menurun Drastis

Sugito, saat memeriksa sejumlah hewan kurban miliknya yang belum laku terjual dikandang belakang rumahnya. Senin 19 Juli 2021.

JURNALKALTENG.COM. Sampit-Dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh para penjual hewan kurban di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Omzet penjualan pada lebaran Idul Adha tahun 2021 ini anjlok hampir 60 sampai 70 persen.

“Kalau normal setiap jelang lebaran Idul Adha kita mampu menjual sampai 300 ekor. Namun sejak pandemi menurun, dan tahun ini lebih turun sangat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dari 120 ekor menjadi 100 ekor. Sama juga pada kambing tahun lalu 100 ekor, saat ini saya berani jual 80 ekor,” kata Sugito, pengepul hewan kurban yang ada di jalan Semekto Sampit, Kamis 15 Juli 2021.

Dia mengungkapkan, dari 100 ekor hewan kurban yang didatangkan, sampai H – 1 Lebaran Iduladha ini baru terjual sekitar 90 ekor, tersisa 10 ekor.

Sementara untuk mensiasati agar tidak merugi, Sugito sengaja menjual hewan kurban yang lebih besar di kisaran berat 80 kilo gram sampai 230 kilo gram.

“Kalau kita menjual sapi ukuran kecil, disaat pandemi ini kemungkinan rugi kalau tidak laku. Sebab hewan yang tak laku bisa kita sembelih sendiri untuk dijual ke pasar. Dengan sapi yang berukuran besar, setidaknya kita masih bisa mendapatkan untung,”ujarnya.

Sugita mengatakan, sebagian besar pelanggannya dari perusahaan perkebunan sawit, namun dengan adanya pengetatan PPKM yang membuat pergerakan dari karyawan perusahaan dibatasi, menambah menurunnya omzet penjualannya.

“Biasanya kalau dari perusahaan mereka mengambil minimal 10 ekor, sekarang hampir tidak ada. Mungkin bukan hanya saya sendiri merasakan, pengusaha atau pengepul lain juga pasti merasakan hal yang serupa, penjualan hewan kurban mereka turut turun,”paparnya.

Untuk harga hewan yang dijual Sugito cukup bervariasi disesuaikan dengan ukurannya, seperti sapi dengan berat 70-80 kilogram dijual sekitar Rp 17 juta, kemudian yang berukuran 100 -120 kilogram lebih dijual dikisaran Rp 23 juta sampai Rp 25 juta, dan yang berukuran berat lebih besar 130 -140 kilogram dibandrol diharga Rp 27 juta per ekor.

Kemudian untuk sapi jenis limosin yang berukuran lebih besar dikisaran berat 200-230 kilogram, dirinya menjual diharga Rp 37 juta sampai Rp 40 juta per ekor.

Demikian juga pada harga hewan kurban jenis kambing, yang berukuran sedang dijual dengan harga Rp 3 juta, sedangkan yang paling besar dibandrol Rp 4,5 juta per ekor. (YhY).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed