oleh

Gubernur Kalteng Buka Pekan Daerah KTNA Di Desa Eka Bahurui Kotim

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Saat Sambangi Stan Kontingen KTNA Sekalteng. Senin(8/7).

 

SAMPIT,JURNALKALTENG- Gubernur Kalimantan Tengah(KALTENG) Sugianto Sabran meresmikan dan sekaligus membuka Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 yang di selenggarakan di Desa Eka Barui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (KOTIM). Pada Senin (8/7).

Pembukaan KTNA tersebut di tandai dengan di pukul nya Gong,dimana Gubernur Sugianto sabran di dampingi langsung oleh seluruh Bupati se Kalteng dan di ikuti oleh seluruh Kontingen yang berjumlah sekitar 1.500 perserta.

Menurut Sugianto di dalam sambutannya mengatakan bahwa Pekan Daerah ini di buat untuk dapat meningkatkan semangat dan tanggung Jawab atas Kemandirian para pentani , sehingga dengan terselenggaranya acara ini membantu para petani untuk saling berkesinambungan dan saling mengisi, sehingga dapat meningkatkan sumber pangan kita di Kalteng baik itu petani jagung ,sayuran,padi, ikan dan ternak.

“ Kehadiran tokoh-tokoh Petani, nelayan, dan Peternak dari semua kontingen seluruh kabupaten Se Kalteng ini adalah peluang yang berharga yang dapat di gunakan dalam rangka menggerakan kepemimpinan Agribisnis dan kemitraan kita di Kalimantan Tengah.” Ujar Sugianto

Ia juga menjelaskan tentang adanya KTNA di harapkan dapat memberi Motivasi kepada Petani terkait untuk saling mendukung dan bersinergi dalam memamfaatkan sember daya pertanian yang tersedia.

selain itu Gubernur Kalteng Sugianto juga mnyampaikan di dalam sambutannya bahwa pembangunan di sektor pertanian harus menjadi prioritas untuk meningkatkan produksi.

“ kita juga berharap kepada masyarakat kalteng terkhusus Kotim untuk mulai beralih kepada sektor pertanian dimana dapat memberikan kontribusi besar bagi ekonomi kita.” Katanya.

Selanjutnya dengan adanya KTNA kita dapat melihat dan belajar, mengembangkan mana pertanian unggulan kita ,sehingga dapat saling berbagi pengetahuan, serta dapat berpikir bersama bagaiman mengatasi kendala-kendala yang selama ini kita hadapi. “semakin berkembang pengetahuan maka semakin besar pula sumbangsih terhadap kemajuan Kalteng.” Tutupnya.(MR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed