by

Ini Kronologis Penusukan Adnan, Warga Asal Tinduk Tadi Malam

Korban mengalami empat luka tusukan dan dua luka bacokan,Rabu (1/1/2020).

SAMPIT, JURNALKALTENG- Kejadian penusukan terhadap Adnan (21) warga asal Tinduk, pada Selasa
(31/12) Kemarin, diduga salah sasaran.

Informasi yang di himpun JurnalKalteng dilapangan menyebutkan, bahwa korban mengalami empat luka tusukan pada bagian perut dan dua bacokan dibagian punggung dan lengan.

Menurut orang tua korban Imis Saat ini korban masih dalam perawatan medis pihak RSUD Murjani Sampit, parahnya luka tusukan yang di derita korban pada bagian perut mengenai usus hingga di lakukannya operasi.

” Pihak keluarga sempat shok saat mendengar kabar anak saya dibawa ke Rumah Sakit, kabarnya menjadi korban penusukan,” Ujarnya Saat di Konfirmasi di RS, Rabu(1/1/2020).

Lanjutnya setelah kejadian tadi malam anak saya langsung di operasi akibat luka yang di deritanya pada bagian perut yang mengenai ususnya,” Jelas Orang Tua Korban.

Terpisah Kades Tinduk Kasmudin Menerangkan kronologis menusukan yang di alami Adnan(21), ia mengatakan, bahwa kejadian penusukan tersebut salah sasar.

” Sebenarnya itu salah sasaran, kejadian tersebut berawal pada saat korban mengantarkan kawan nya kesebuah tempat kerjanya di daerah kawasan pasar berdikari, tepatnya di samping Bank Mandiri dekat bundaran Vavo, kebetulan korban juga bekerja di sebuah toko buku di daerah setempat, Naasnya setibanya di lokasi korban dan kawannya langsung diserang oleh seseorang,” Ungkap Kades.

Selanjutnya diterangkan kades, korban terkena pukulan orang tersebut, dan kawannya yang berbonceng tersebut lari meninggalkan korban. ” karena tidak terima di pukul korban melakukan perlawanan terhadap pelaku, seterusnya pelaku mengeluarkan parang pendek jenis semurai, dan menyerang sehingga korban mengalami empat luka tusukan dan dua luka bacokan ,” Terangnya.

” Menurut keterangan Korban saat di rumah sakit, kawannya tersebut mengetahui siapa pelakunya, karena memang antara pelaku dan kawanya itu ada permasalahan, padahal yang mau di serang adalah kawannya tersebut, namun naasnya korban yang dapat apesnya,” Jelas kades.

Sementara Kapolsek Ketapang KOMPOL Wiwin Junianto saat di konfirmasi, mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

” pelaku melarikan diri, kita masih melakukan pengejaran untuk mengetahui keberadaannya pelaku saat ini,” Ujar Kapolsek.(MR)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed