by

MIRIS: Desa Terdampak Limbah PT.MS Hanya Terima Bantuan Beras Lima Kilo Dan Minyak Goreng Satu Bungkus.

Tampak warga Desa Pondok Damar saat menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng yang sudah di plastik, dari Perusahaan PT.Mustika Sembuluh I, Minggu(14/7).

SAMPIT,JURNALKALTENG- Sangat pemprihatikan pasca permasalahan limbah yang di duga cemari sungai sampit pada Sabtu(6/7) lalu, Desa yang terdampak limbah hanya diberikan bantuan sembako berupa beras Lima Kilo dan minyak goreng Satu bungkus oleh PT. Mustika Sembuluh I, pada minggu (14/7) kemarin.

Informasi yang dihimpun JurnalKalteng.com menyebutkan bawah salah satu desa yang terdampak limbah yakni Desa Pondok Damar baru saja menerima bantuan Sembako dari PT.Mustika Sembuluh I berupa Beras lima kilo dan minyak goreng satu bungkus, bantuan tersebut diserahkan oleh pihak perusahaan pada Minggu (14/7) Kemarin, dimana langsung di bagikan kesetiap Kepala Keluarga(KK) setempat.

Kepala Desa Pondok Damar Dimas Mengatakan bahwa pihaknya baru saja menerima bantuan dari PT.Mustika Sembuluh I berupa beras lima kilo dan minyak goreng satu bungkus, sementara beberapa tuntutan masyarakat lainnya serperti tempat penampungan air bersih(Profil Tank), masih belum di realisasikan.

“Saat ini masyarakat di berikan beras lima kilo dan minyak satu bungkus oleh pihak perusahaan PT.MS , dan sudah kami terima, pada minggu (14/7) kemarin, namun tuntutan masyarakat lainnya seperti Profil Tank tempat penampungan air bersih masih belum di realisasikan,” Ujarnya saat di konfirmasi melalui via telepon, Senin(15/7).

Menurut Dimas,” banyak dari masyarakat yang keberatan atas bantuan ini,namun kami sepakati untuk diterima saja sementara menunggu hasil Lab kemarin,” Pungkasnya.

Terpisah warga Desa Natai baru dusun solo bakung yang juga terdampak limbah saat di konfirmasi terkaitan bantuan beras dan minyak goreng pihaknya mengatakan belum medapatkan jenis bantuan apapun.

“Belum ada bantuan apapun dari perusahaan ke desa kami,” kata Hery

Sementara ini kepala desa Natai Baru Suriansyah, belum dapat di hubungi untuk di konfirmasi.(MR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed