by

Puluhan Karyawan Sawit Diduga Keracunan Makanan Satu Orang Meninggal Dunia.

Gambar ilustrasi.

SAMPIT,JURNALKALTENG – Puluhan warga yang berada di PT Sabindo, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, mendadak demam dan Muntah-muntah. beberapa diantaranya harus dilarikan ke RSUD Dr. Murjani, Sampit.Kamis(16/5/2019).

Informasi yang dihumpun JurnalKalteng.com dilapangan menyebutkan,sedikitnya ada 2 orang korban keracunan makanan yang ditangani pihak RS.Murjani Sampit dan puluhan lainnya masih di rawat di Puskemas Kecamatan Seruyan Raya tepatnya di Desa Bangkal.

Menurut Jumaniah(41) istri dari Syamsudin (51), korban yang diduga kerna keracunan makanan tersebut, ia menerangkan bahwa kejadian ini bermula pasca mendatangi undangan Aqikah warga setempat,namun ke esokan harinya suami dan 2 orang anaknya yakni Putri (20) dan Alviana (14), juga ikut mengalami keracunan. Namun kedua putrinya tersebut masih dalam tahap perawatan di Puskesmas terdekat.
dan 1 menantunya juga mengalami hal yang sama.

“Menurut pihak puskesman suami saya keracunan makanan,namun pihak puskesmas menyarankan untuk membawa suami saya ke RS Murjani Sampit untuk di tangani Medis lebih lanjut ,dan sekarang suami saya masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Dr Murjani.”pungkasnya.

Ia menyebutkan, bahwa penyebab keracunan yang kini sudah memakan satu korban jiwa tersebut,diduga berasal dari sumber makanan yang ada di tempat kediaman milik salah seorang karyawan PT Sabindo.

”Pada Minggu malam lalu, warga setempat ada menghadiri acara aqiqahan, di tempat kediaman Bapak Gio. Keesokan harinya,beberapa warga mengalami gejala seperti gangguan pencernaan atau diare, pusing-pusing, meriang, hingga mual. “Ungpakpnya saat di wawancara,Kamis (16/5/2019)

”Saat di Puskesmas, ternyata warga lainnya yang juga ikut hadir di acara aqiqah, sama-sama dilarikan ke Puskesmas. Sempat saya tanyakan pada pihak keluarga yang sakit, jawabannya sama, yakni akibat keracunan ,” bebernya.(MR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed