by

Warga Telaga Baru Pertanyakan Penggunaan CSR Perusahaan Saat Reses

Anggota DPRD Kotim Komisi III Riskon Fabiansah(tengah kemeja abu-abu) saat poto bersama warga dan aparatur Desa Telaga Baru, Senin(11/11).

SAMPIT, JURNALKALTENG- Warga Desa Telaga Baru Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pertanyakan realiasi dana tanggung jawab sosial perusahaan atau “Corporate Social Responsibility”
(CSR).

Hal tersebut di pertanyakan warga saat Anggota DPRD Kotim Riskon Fabiansyah menggelar Reses di Aula Kantor Desa Telaga Baru, pada Senin (11/11/2019)

Menurut Ketua Rukun Tetangga(RT) Syarif mengatakan, Perusahaan pergudangan dan beberapa pelabuhan tersus yang berinvestasi didaerah setempat, selama ini kurang perhatiannya terhadap Desa mereka.

” Perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di desa kami ini seperti tidak ada perhatiannya sama sekali terhadap warga sekitar,” Ucapnya.

Selanjutnya Syarif juga mempertanyakan terkait CSR perusahaan yang berinves di desa mereka, dirinya meminta Riskon untuk menjadi penyambung lidah kepihak terkait agar dapat mempertanyakan hal tersebut.

“Setidaknya fasilitas umum seperti jalan dan pendidikan, yang mendapat perhatian dari penyaluran CSR perusahaan tersebut. kami mohon bapakĀ  menyampaikan ke pemda apakah betul perusahaan yang ada di desa kami sudah mengeluarkan CSR nya, kalo ternyata sudah, apa saja bentuk realisasi CSRnya untuk desa telaga, dan tolong tanyakan dengan pemda berapa CSR yang mereka keluarkan,”Tukasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Sumiati, ia juga meminta agar diperjuangkan masalah fasilitas pendidikan yang ada disekolahnya karena SMPN 4 adalah salah satu sekolah terfavorit di MB.ketapang dengan jumlah siswa 786 orang.

“Kami minta Fasilitas pendidikan yang ada disini juga mendapat perhatian, saat ini sekolah kami di SMPN 4 hanya ada 23 ruang kelas yang tersedia, dan kami kekurangan 2 ruang kelas siswa lagi. selain itu kami juga butuh fasilitas komputer sekitar 40 unit, dikarenakan UNBK saat ini sudah menggunakan sistem online, oleh karena itu kami sangat berharap agar hal ini dapat diperjuangkan saat pembahasan APBD 2020 nantinya,” Tuturnya.

Dalam Reses persorangan yang di gelar di Desa Telaga Baru tersebut Riskon fabiansyah mengatakan, bahwa siap menyampaikan dan mempertanyakan ke pemda berkaitan dengan CSR yang warga tanyakan.

” saya siap untuk mempertanya masalah CSR ini, apakah penyalurannya sudah tepat guna dan saya juga sepakat kepada masyarakat, bahwa pemeritah harus transparansi mengenai besaran CSR yang dikeluarkan perusahaan yang berinvestasi di daerah kotim. Lebih lagi perusahaan yang berinves di Desa Telaga Baru ini,” Ujar Riskon

Lanjut Riskon agar hal tersebut ada azas saling menguntungkan baik dipihak perusahaan yang berinvestasi maupun kepada masyarakat yang ada disekitar wilayah tempat perusahaan berinvestasi.

Sementara terkait Fasilitas Pendidikan, Ia menginginkan kedepanya ada terobosan dan inovasi mengenai komite sekolah yang ada dikotim, karena selama ini menurut riskon, “disatu sisi komite dituntut kreatif dalam hal pengawasan dan penggalangan sumbangan guna peningkatan sarana pendidikan, tetapi disisi lain komite di hantui dengan aturan pungli, yang ketika dilaporkan dampaknya bersinggungan dengan hukum.

“Bagaimana anak-anak kita mau pintar kalo fasilitasnya saja tidak memadai, dan bagaimana fasilitas pendidikan bisa terpenuhi kalo sedikit-sedikit dihantui dengan namanya PUNGLI. Kedepan kita akan mencoba merumuskan dengan pemda untuk mencari terobosan sehingga ada peran serta nyata perusahaan yang berinvestasi di kotim, untuk dunia pendidikan melalui CSR,” Pungkasnya.

Tambahnya,” Kan kalo siswa-Siswi kita pintar kemudian lulus nantinya bisa menjadi tenaga terampil siap pakai oleh perusahaan, jadi ada simbiose mutualisme yang baik,” Kata Riskon.

Dalam acara itu juga hadir kades bangkuang makmur, dan beberapa perwakilan warga desa pelangsian, dan desa bapeang. Disela agenda Reses, Riskon juga menyempatkan diri melihat langsung kondisi sekolah SMPN 4 ketapang.(MR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed